Gpr9BSriGpO6TfC8TSr7GSGlBA==

Pemkot Kediri Sulap Jalan Stasiun Jadi Ikon Kota Baru, Diresmikan Saat Pergantian Tahun

Pemkot Kediri Sulap Jalan Stasiun Jadi Ikon Kota Baru, Diresmikan Saat Pergantian Tahun
Revitalisasi jalan sekitar Stasiun Kediri kini diubah jadi ikon baru wisata dalam kota. (Dok. Istimewa)

KEDIRITERKINI.ID — Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, resmi menetapkan kawasan Jalan Stasiun sebagai ikon kota terbaru yang diharapkan mampu memperkuat daya tarik pariwisata.

Kawasan ini akan melengkapi peran Jalan Dhoho yang selama ini dikenal sebagai sentra kuliner dan aktivitas masyarakat.

Penetapan tersebut dilakukan setelah Pemkot Kediri menyelesaikan proses revitalisasi Jalan Stasiun yang memakan waktu sekitar enam bulan.

Kini, kawasan yang berada tepat di sisi Jalan Dhoho itu kembali dibuka dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat serta wisatawan.

Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menegaskan bahwa penataan Jalan Stasiun merupakan bagian dari upaya menghadirkan wajah baru Kota Kediri yang lebih ramah wisata.

"Penataan Jalan Stasiun ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Kediri bersama seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat untuk menghadirkan ikon kota yang mendukung terwujudnya Kota Kediri sebagai kota pariwisata," katanya dalam keterangannya di Kediri, Kamis (1/1/2026).

Menurut Vinanda, keberadaan ikon baru ini diharapkan dapat mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Kediri.

Selain itu, kawasan tersebut juga diproyeksikan menjadi ruang tumbuh bagi ekonomi kreatif yang berdampak langsung pada peningkatan perekonomian daerah.

Ia menjelaskan, Jalan Stasiun memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu pintu masuk utama bagi pendatang yang tiba di Kota Kediri.

Karena itu, penataannya tidak hanya berorientasi pada keindahan visual, tetapi juga mengutamakan kenyamanan, keamanan, serta manfaat ekonomi bagi warga sekitar.

Lebih jauh, penataan kawasan ini merupakan bagian dari arah pembangunan Kota Kediri melalui program D’CITO (Kediri City Tourism).

Program tersebut menjadi kerangka besar pembangunan kota yang dilakukan secara terencana, terintegrasi, dan berkelanjutan dengan fokus pada pengembangan pariwisata perkotaan.

Melalui D’CITO, Pemkot Kediri berkomitmen menghadirkan ruang publik yang tidak hanya estetis, tetapi juga mampu menciptakan ekosistem ekonomi baru seiring meningkatnya aktivitas wisata di dalam kota.

Vinanda pun berharap Jalan Stasiun dapat berkembang menjadi ikon baru sekaligus pusat keramaian yang ramai dikunjungi.

Kawasan ini diharapkan menjadi ruang interaksi sosial, tempat berkumpul masyarakat, serta cerminan keramahan khas Kota Kediri bagi siapa pun yang datang.

Peresmian kawasan Jalan Stasiun dilakukan bertepatan dengan perayaan malam pergantian tahun dari 2025 menuju 2026, Rabu (31/12) malam.

Acara tersebut diisi dengan doa bersama sebagai bentuk ikhtiar menyambut Tahun Baru 2026 agar Kota Kediri ke depan semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera.

Dalam rangkaian kegiatan itu, Pemkot Kediri juga menggelar penggalangan donasi sebagai wujud kepedulian terhadap warga di Sumatera dan sejumlah wilayah lain di Indonesia yang terdampak bencana alam.

Suasana malam tahun baru semakin meriah dengan berbagai hiburan, termasuk penampilan penyanyi nasional Rio Febrian.

Antusiasme masyarakat yang hadir pun terpantau sangat tinggi sejak awal acara hingga pergantian tahun.

Sebagai bentuk apresiasi, pemerintah kota menyediakan makan malam gratis berupa nasi pecel tumpang, kuliner khas Kota Kediri, yang dibagikan kepada masyarakat yang hadir.

Pemkot Kediri berharap momentum pergantian tahun ini dapat menjadi sarana refleksi atas berbagai capaian yang telah diraih, sekaligus penguat tekad bersama untuk terus melangkah ke arah yang lebih baik.

Dengan semangat kebersamaan, Kota Kediri diharapkan tumbuh menjadi kota yang semakin MAPAN—Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Ngangeni.

slot777

Ketik kata kunci lalu Enter

close